BytePlus daftarkan SuanEngine G220-E ke Postel, siap ramaikan pasar cloud Indonesia

Gambar hero untuk BytePlus daftarkan SuanEngine G220-E ke Postel, siap ramaikan pasar cloud Indonesia

Pasar cloud dan data center Indonesia pada Mei 2026 tumbuh sangat pesat, didorong oleh akselerasi adopsi AI. Valuasi pasar infrastruktur digital ini diproyeksikan melonjak dari $3 miliar pada 2024 menjadi $13 miliar pada 20301. Pemerintah bahkan menargetkan target kapasitas data center nasional mencapai 1 GW2.

Target pasar utama BytePlus di Indonesia mencakup developer lokal, startup, serta perusahaan enterprise berskala besar yang membutuhkan transformasi digital. Mereka menyasar bisnis lintas sektor dengan menawarkan infrastruktur cloud berskala global dan teknologi AI yang disesuaikan untuk pasar lokal3.

PT BytePlus Technologies Indonesia, anak perusahaan ByteDance (induk TikTok), resmi mengantongi sertifikat TKDN untuk server SuanEngine G220-E melalui sertifikat nomor 123095/DJID/2026 yang terbit pada 18 Juni 2026.

bcfc9fc2290f8014

Exclusive MauCariApa.com

SuanEngine G220-E dibawa ke Indonesia oleh BytePlus bukan untuk dipasarkan, tetapi sebagai infrastruktur proprietary yang digunakan internal untuk mendukung layanan cloud mereka, seperti AWS menggunakan Graviton atau Google menggunakan Axion.

Belum ada informasi resmi baik di Indonesia maupun Tiongkok mengenai spesifikasi G220-E, namun pada halaman Volcengine4, terdapat spesifikasi G220-A, kemungkinan spesifikasinya tidak jauh berbeda, hanya berbeda di clock-speed, konektivitas, jumlah slot PCIe 4.0 dan jumlah slot NVMe SSD.

Iklan

Berikut ini adalah spesifikasi singkat G220-A (sebagai referensi):

CPU, RAM & Storage

  • Support 2x Intel® Xeon® Scalable Generasi ke-3 (TDP max 270W)
  • Hingga 32 slot DDR4 ECC 3200 MT/s
  • Kapasitas memori maksimal 4TB
  • Hingga 20 slot NVMe SSD (16 depan + 4 belakang U.2)

Network & Power Management

  • 1x slot OCP 3.0 (support 25G/100G)
  • 1x dedicated management port 1Gbps RJ45
  • 6 grup fan N+2
  • Power supply 1+1 (220V AC / 240V HVDC)

Dimension

  • Form factor: 2U rackmount
  • Ukuran: 447 x 87 x 778.5 mm
  • Berat: ≤36.8 kg

Kemungkinan kadar Sertifikasi TKDN berkisar 15.99% karena mayoritas komponen masih didominasi komponen impor dari China. Angka ini relatif rendah dibandingkan server lokal yang biasanya mencapai 40-60%, mengindikasikan bahwa G220-E kemungkinan besar adalah unit CBU (Completely Built-Up) dari China dan hanya sedikit kandungan komponen lokalnya.

Langkah ini memungkinkan BytePlus memperkuat infrastruktur data center lokal mereka untuk mendukung AI & Machine Learning Solutions, Video & Media Services, serta Content Delivery Network (CDN) yang salah satu mitranya adalah Telin (Telkom Indonesia International)5.

Iklan

Referensi

1.Indonesia Cloud & Datacenter Convention 2026
2.Menuju 1 Gigawatt: Data Center Indonesia di Antara Peluang $13 Miliar dan Tantangan Infrastruktur Iklim Tropis
3.BytePlus Hadir di Indonesia, Bawa Solusi AI dan Cloud Inovatif
Iklan
4.火山引擎G220-A/S520-A/S820-A自研服务器介绍
5.Telin and BytePlus Jointly Deliver High-Performance Content Delivery Network (CDN) Solution for Indonesian, Malaysia and Singapore Enterprises to Strengthen Digital Economy
Iklan

Topik dalam Artikel Ini

SuanEngine G220-E Postel BytePlus Indonesia

Diskusi & Komentar

Panduan Komentar
  • • Gunakan bahasa yang sopan dan konstruktif
  • • Hindari spam, promosi, atau link yang tidak relevan
  • • Komentar akan terus dipantau secara berkala

Tentang Penulis

MauCariApa.com

MauCariApa.com

MauCariApa.com hadir sebagai wadah bagi para pencinta teknologi untuk saling belajar dan berkembang

Lanjut Membaca